Cara menghadapi Komplain dari Pelanggan
12 September 2018 | Arimbi Annisa
Pernahkan Anda mempelajari tentang cara menghadapi komplain dari pelanggan? Sedikit tips dari JPRO.CO.ID untuk Anda para pelaku usaha agar mengetahui cara menghadapi komplain. Saat Anda memiliki pelanggan setia tentu saja tidak ingin mengecewakan mereka. Sebelum memulai usaha ada baiknya jika Anda mengetahui cara menghadapi komplain dari pelanggan yang akan di hadapi.
Memberikan layanan terbaik adalah tugas utama bagi para penjual atau penyedia jasa, bahkan tidak jarang para pelaku usaha rela memberikan service yang out of the box. Walaupun kita sudah memberikan pelayanan terbaik, terkadang pelayanan yang kita berikan belum tentu sesuai di hati pelanggan, akibatnya terjadi komplain dari pelanggan terhadap pelaku usaha.
Tak jarang para plaku usaha dihadapi dengan komplain pelanggan dengan cara yang kurang sopan, seperti marah – marah bahkan nekat beradu fisik. Cara menghadapi komplain memang tidak mudah, tapi bukan berarti cara menghadapi komplain pelanggan tidak bisa kita pelajari. Semua berawal dari pengamatan kita sebagai pelaku usaha, kira – kira apa saja yang dapat memicu pelanggan merasa tidak puas. Setelah itu kita bisa pelajari bagaimana cara menghadapi komplain agar tetap tenang dan aman. Simak ulasan dari JPRO.CO.ID tentang cara menghadapi komplain dari pelanggan ;
Dengar keluhan mereka dengan baik
Langkah pertama saat Anda menghadapi komplain adalah menjadi pendengar yang baik, ini merupakan salah satu cara menghadapi komplain dari pelanggan. Saat Anda menjadi pendengar yang baik, mereka akan mengeluarkan segala keluh kesah dan rasa kecewa terhadap usaha Anda. Tunjukkan rasa empati Anda dan berikan tanggapan atas segala kekecewaan pelanggan. Cara menghadapi komplain adalah jangan pernah terpancing oleh emosi mereka sebab hal tersebut hanya akan memperkeruh keadaan.
Berikan Solusi bukan Membela Diri
Ketika konsumen sedang di kuasai oleh emosi karena rasa kekecewaan nya, kita wajib menawarkan beberapa pilihan atau solusi yang menguntungkan 2 pihak. Jangan sekali – sekali menyanggah komplain yang mereka ungkapkan, ajak konsumen berdiskusi sambil kita menganalisa solusi apa yang kira – kira bisa dia terima. Hal ini penting untuk mengembalikan kepercayaan konsumen sehingga cara menghadapi komplain tidak membuat mereka merasa sakit hati berkepanjangan.
Obati kekecewaan pelanggan
Di saat kedua pihak sudah menemukan solusi terbaik, tugas Anda belum selesai sampai disitu. Selanjutnya Anda bisa mengobati rasa kecewa mereka dengan beberapa program promosi sebagai tools permohonan maaf. Buatlah mereka melupakan rasa sakit hatinya terhadap jasa pelayanan pelaku usaha, akan lebih baik jika kita bisa membuat mereka terkagum – kagum dengan tools permohonan maaf kita
Catat!
catat semua keluh kesah dan poin penting yang mereka keluhkan, perbaiki di hari esok dengan membuat inovasi agar tidak ada lagi kesalahan yang membuat pelanggan sakit hati. Dengan menangani komplain pelanggan secara tepat maka tidak menurut kemungkinan konsumen menjadi loyal di kemudian hari
Tags: cara menghadapi komplain dari pelanggan, komplain pelanggan, menghadapi komplain